Selasa, 20 Desember 2016

MENITI USAHA SUKSES DENGAN USAHA YANG MENYENANGKAN
(Usaha Kerajinan Sulam Pita dan Sulam Kembang)
Membuka sebuah usaha/bisnis terkadang dijadikan pilihan terakhir bagi seseorang, dan lebih memilih bekerja kantoran. Namun berbeda halnya dengan orang yang memang memiliki jiwa wirausaha dalam dirinya. Membuka usaha tentunya menjadi prioritas utama dibandingkan dengan bekerja menjadi karyawan dan sebagainya. Peluang usaha juga bisa muncul secara tidak sengaja karena hobby tertentu. Hal ini terbukti dari banyaknya wirausaha yang sukses dalam usahanya berkat hobby yang dimiliki.
Ketika akan membuka suatu usaha, hal pertama yang harus dipikirkan adalah jenis usaha yang akan dilakukan. Sebagian orang lebih memilih membuka usaha makanan, beberapa orang lebih suka dengan bisnis pakaian atau bisnis salon, dan lain sebagainya. Ternyata segala hal yang berkenaan dengan wanita masih menjadi salah satu peluang pasar yang paling menjanjikan bagi mereka yang ingin mulai berwirausaha. Terbukti dari banyaknya usaha yang dibuka dengan sasaran konsumennya adalah kaum wanita. Bisnis pakaian wanita saat ini sudah sangat menjamur, bukan hanya bisnis offline saja, tetapi juga bisnis pakaian dengan konsep online shop.
Salah satu peluang yang nampaknya masih sangat bagus yaitu usaha kreasi aksesoris wanita dengan membuat sulam pita dan sulam kembang. Kreasi aksesoris dalam bentuk sulam pita dan sulam kembang ini bisa menjadi salah satu pilihan usaha yang memberikan peluang tinggi mengingat belum terlalu banyak usaha yang dibuka khususnya menjual aksesoris wanita dalam bentuk sulam pita dan sulam kembang.
Memulai usaha aksesoris wanita dalam bentuk sulam pita dan sulam kembang ini di mulai dari hobby terlebih dahulu, kemudaian dianggap sebagai pengisi waktu senggang terutama saat capek pulang dari kampus atau pada saat bosan. Biasanya seseorang yang memiliki hobby menyulam ketika merasa capek atau bosan langsung mengambil pita, kain, benang, jarum, dan juga manik-manik untuk memulai menyulamnya. Karena ini merupakan hobby jadi rasa capek bisa terobati ketika melakukannya. Proses menyulam ini di awali dengan melihat gambar di buku sulaman, disana ada banyak gambar-gambar menarik yang dapat dibuat. Jika seseorang memiliki keahlian menggambar sendiri, keahlian itu dapat di jadikan modal juga dalam hal meyulam. Aksesoris wanita dalam bentuk sulam pita yang dimaksud disini adalah seperti jepit rambut, bros jilbab, sulam pita pada mukena,  sulam pita bunga hias, sulam pita untuk hiasan dinding dan lain sebagainya. Sedangkan dalam bentuk sulam kembang disini dapat di buat untuk taplak meja, sulaman kembang pada tas wanita, sulaman kembang pada sarung bantal tamu, dan sebagainya.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan atau yang harus diwaspadai dalam usaha kerajinan sulam pita dan sulam kembang ini adalah sebagai berikut :
1.      Trend aksesoris wanita
Perkembangan model aksesoris wanita yang memiliki barbagai macam bentuk yang menarik dapat menyebabkan aksesoris yang di produksi menjadi ketinggalan jaman.
2.      Kemampuan membuat desain produk
Umumnya membuat aksesoris wanita dalam hal sulam pita dan sulam kembang ini hanya dengan membuat berdasarkan model yang sudah ada, misalnya model atau bentuk yang sudah ada di buku sulaman. Jarang melakukan inovasi untuk membuat model-model yang baru.
3.      Ketersediaan tenaga kerja yang handal
Kualitas aksesoris wanita dalam bentuk sulam pita dan sulam kembang yang dihasilkan akan sangat bergantung pada tenaga kerja yang handal atau tenaga kerja yang mempunyai keahlian dalam hal menyulam khususnya ahli dalam sulam pita dan sulam kembang.
4.      Penguasaan manajemen usaha
Berkembangnya usaha aksesoris sulam pita dan sulam kembang ini sangat ditentukan oleh pengelolaan usaha yang baik. Tidak bisa menggunakan manajemen seadanya.
5.      Persaingan usaha
Banyaknya produsen yang membuat aksesoris wanita mengharuskan para pengusaha aksesoris wanita yang lain harus rela berbagi konsumen, yang dapat menyebabkan penjualan produk menjadi menurun.
Cara wirausaha merespon faktor-faktor di atas adalah sebagai berikut :
1.      Selalu ikut trend aksesoris wanita
Dengan selalu mengikuti perkembangan trend aksesoris, wirausaha akan terinspirasi untuk menghasilkan produk-produk yang sesuai trend. Dengan demikian produk-produk yang dihasilkan tidak akan ketinggalan jaman.
2.      Mengembangkan kemampuan membuat desain produk
Tambahkan wawan dan pengetahuan dengan sering membaca buku, majalah, internet dan lain sebagainya agar daya kreativitas terus meningkat. Meningkatnya daya kreativitas akan membuat wirausaha dapat dengan mudah membuat aksesoris wanita yang sangat nge-trend.
3.      Ketersediaan tenaga kerja yang handal
Latih dan terus kembangkan tenaga kerja yang wirausaha punyaakan mempunyai keahlian yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
4.      Penguasaan manajemen usaha
Terus kembangkan kemampuan memanajemen dengan membaca buku, mengikuti pelatihan, serta seminar-seminar kewirausahaan. Jangan pernah merasa puas dengan kemampuan yang sudah ada.
5.      Persaingan usaha
Jadikan persaingan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. Karena persaingan tidak selamanya merugikan akan tetapi wirausaha dapat memanfaatkan pesaing untuk bekerja sama.





Minggu, 20 November 2016

Usaha mudah dan murah bagi mahasiswa



USAHA MUDAH DAN MURAH YANG DAPAT DILAKUKAN TANPA MENOMORDUAKAN KEWAJIBAN SEBAGAI MAHASISWA
Kampus merupakan tempat bagi mahasiswa untuk menimba ilmu. Namun bagi mahasiswa yang kreatif, selain sebagai tempat menimba ilmu, kampus juga dapat menjadi tempat belajar membuka usaha sampingan. Bahkan dapat digunakan untuk merintis usaha yang lebih serius, sebagai awal dari usaha yang akan ditekuni setelah lulus kuliah nantinya. Sudah banyak fakta yang membuktikan bahwa kampus selain menjadi tempat belajar materi kuliah, juga menjadi titik awal mahasiswa untuk merintis usaha dari nol.
Ada banyak usaha yang dapat di lakukan mahasiswa sebagai modal awal untuk dapat membuka usaha yang lebih besar nantinya. Karena ini usaha yang di jalankan oleh mahasiswa tentunya modal yang di butuhkan juga tidak bisa banyak. Atau dengan kata lain usaha yang harus sesuai dengan kantong mahasiswa.
Beberapa usaha mudah dan murah tanpa memerlukan modal yang besar yang dapat di geluti mahasiswa adalah sebagai berikut :
1.      Usaha memberikan les private
Untuk usaha yang pertama ini mahasiswa tidak perlu modal. Mahasiswa hanya perlu memiliki keterampilan dan juga keahlian khusus. Tentunya jika membuka usaha les private ini harus sesuai dengan keterampilan atau keahlian yang mahasiswa punya agar dapat membuat orang yang les dapat memahaminya dengan baik. Usaha les private ini dapat membawa keuntungan yang berlipat ganda bagi mahasiswa yang menjalankannya. Keuntungan yang pertama tentu saja dapat menambah uang saku sedangkan keuntungan yang lainnya adalah dengan mengajarkan pengetahuan nya sendiri kepada yang lain secara berulang-ulang mahasiswa tersebut tentu akan lebih dapat mengingat dan memahami pengetahuan dengan lebih dalam atau dengan kata lain mahasiswa tersebut juga dapat langsung belajar.
2.      Usaha berjualan pulsa
Usaha berjualan pulsa merupakan usaha yang membutuhkan modal yang sangat kecil. Sehingga usaha ini sangat baik digunakan untuk belajar memulai usaha bagi mahasiswa. Akan tetapi jika mahasiswa melakukan usaha berjualan pulsa ini mahasiswa tersebut harus sudah siap dengan konsekuensi yang akan tejadi, karena akan ada banyak orang terutama teman dekat dan keluarga yang akan membayar belakangan. Agar usahanya tetap bertahan mahasiswa harus menyiapkan strategi.
3.      Usaha pengetikan dan print
Usaha pengetikan dan print ini membutuhkan modal satu buah laptop, print, dan juga kertas. Peluang usaha ini lumayan menjanjikan, karena akan banyak orang yang membutuhkan. Apalagi pada saat ada tugas pembuatan makalah, laporan, dan sejenisnya yang mana dosennya banyak yang meminta dalam bentuk hardcopy. Usaha pengetikan dan print ini selain dapat ditawarkan kepada sesama mahasiswa juga dapat ditawarkan kepada orang umum. Usaha ini juga dapat di lanjutkan menjadi usaha yang lebih besar pada saat sudah tidak menjadi mahasiswa lagi.
4.      Usaha menyusun catatan kuliah
Salah satu usaha yang sangat mudah dan juga tidak memerlukan modal yang banyak. Mahasiswa hanya perlu jadi mahasiswa yang rajin mencatat pada saat kuliah kemudian disusun dengan rapi dan ditawarkan kepada teman satu kelas yang malas mencatat atau malas merangkum apa yang telah disampaikan oleh dosen. Mahasiswa dapat menawarkan tarif dari setiap lembar catatan yang dimiliki. Selain juga dapat menambah uang saku, usaha ini juga dapat membuat mahasiswa menjadi mudah mengingat pelajaran.
5.      Usaha berjualan online
Peluang usaha online ini sangat menguntungkan. Apalagi pelanggan dapat langsung memesan apa yang ingin di belinya tanpa repot-repot keluar rumah atau kesana kemari mencari baju atau hal lain yang dibutuhkan. Usaha berjualan online ini tentunya merupakan usaha yang sangat menjanjikan. Terlebih lagi jika barang yang kita jual merupakan barang yang lagi ngehits di kalangan mahasiswa tentunya teman-teman kita akan banyak yang membeli pada kita. Modal yang dibutuhkan dalam berjualan online ini juga tidak banyak dan tidak akan membuat mahasiswa menjadi rugi.
Demikianlah lima macam usaha mudah dan murah tanpa modal yang besar yang dapat dilakukan mahasiswa untuk menambah uang saku. Selain dapat untung yang lumayan, mahasiswa juga tidak akan menomorduakan kewajibannya untuk menjadi seorang wisuda..
Silahkan di coba kakak-kakak !!!! ^_^



Jumat, 18 November 2016

RPP KTSP Perkembangan SPU



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan        :    SMA
Mata Pelajaran              :    Kimia
Kelas /Semester              :    X/I
Materi Pembelajaran    :    Perkembangan Sistem Periodik Unsur
Waktu                             :    2 x 45 Menit

A.      STANDAR KOMPETENSI
1.      Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia
B.       KOMPETENSI DASAR
1.1  Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

C.  INDIKATOR
1.      Menjelaskan tabel periodik menurut Dobereiner, J. Newlands, Mendeleyev dan tabel periodik modern
2.      Menjelaskan dasar pengelompokan unsur-unsur menurut para ahli di dalam tabel periodik.

3.    TUJUAN PEMBELAJARAN
  Tujuan pembelajaran ini adalah :
1.        Siswa dapat menjelaskan tabel periodik menurut Dobereiner, J. Newlands, Mendeleyev dan tabel periodik modern
2.        Siswa dapat mengelompokan unsur-unsur menurut para ahli di dalam tabel periodik.

3.        MATERI PEMBELAJARAN
Ø  Perkembangan Sistem Periodik Unsur.
Pada tahun 1786, baru di kenal 26 unsur dan pada tahun 1870 sebanyak 60 unsur, sedangkan kini sudah lebih dari 100 unsur. Setiap unsur mempunyai sifat kimia dan fisika tertentu dan cukup sulit di ingat satu persatu. Penyelidikan menunjukkan beberapa unsur mempunyai sifat yang mirip. Oleh sebab itu, ada upaya untuk menggolongkan unsur berdasarkan sifatnya. Pada mulanya penggolongan itu di dasarkan pada massa atom relatif, seperti yang di kemukakan Dodereiner, Newland, dan Mendeleyev.



1.    Hukum Triade
Dikemukakan oleh Johann Wolfgang Dobereiner seorang ahli kimia Jerman sekitar tahun 1820. Pada permulaan abad ke-19, teori atom Dalton telah tersebar luas, sehingga massa atom relatif unsur merupakan sifat penting untuk membedakan satu dengan yang lain. Pada tahun 1817, Johann W. Dobereiner mencari hubungan antara massa atom relatif unsur dengan sifat-sifatnya.
Unsur-unsur yang mempunyai sifat yang sama di susun berdasarkan massa atom nya dalam suatu triade yaitu setiap kelompok terdiri dari tiga unsur. Unsur yang di tengah mempunyai massa atom rata-rata dari jumlah massa atom kedua unsur yang mengapitnya dan sifatnya di antara keduanya.
Contoh :
Triade
Massa Atom
Triade
Massa Atom
Li
7
S
32
Na
23
Se
79
K
39
Te
128

Triade
Massa Atom
Triade
Massa Atom
Ca
40
Cl
35,5
Sr
88
Br
80
Ba
137
I
127

Kelemahan dari hukum triade adalah banyak unsur yang mempunyai sifat mirip tetapi jumlahnya lebih dari tiga.

2.    Hukum Oktaf
Dikemukakan oleh John Alexander Reina Newlands seorang insinyur kimia berkebangsaan Inggris pada tahun 1865. Pengelompokkan unsur-unsur berdasarkan massa atom. Unsur-unsur di susun dalam kelompok berisi tujuh unsur. Sifat-sifat unsur akan berulang pada unsur kedelapan (oktaf). Dengan demikian, unsur ke-8 akan mempunyai sifat yang sama dengan unsur ke-1.
Contoh :
Penggolongan unsur menurut cara Newland

II
III
IV
V
VI
VII
Li
6,94
Be
9,01
B
10,9
C
12
N
14
O
16
F
19
Na
23
Mg
24,3
Al
27
Si
28,1
P
31
S
32,1
Cl
35,5
K
39,1
Ca
40,1
Ti
47,9
Cr
52,0
Mn
54,9
Fe
55,9
dst

Dengan demikian Li, Na, dan K mempunyai sifat yng mirip. Juga Be, Mg, dan Ca, dan seterusnya. Hubungan ini oleh Newland di sebut hukum oktaf, karena kemiripan sifat unsur terjadi setelah hitungan kedelapan. Di lihat dari beberapa kasus tampaknya hukum ini benar, tetapi untuk unsur yang lain terbukti tidak, contohnya S dan Fe tidak mempunyai kemiripan sifat.
Kelemahan dari unsur ini tidak berlaku untuk unsur-unsur bernomor massa relatif besar, misalnya Cr tidak mirip dengan Al, Mn tidak mirip dengan P, Fe tidak mirip dengan S.

3.     Susunan Berkala Mendeleyev dan Meyer
Dikemukakan secara terpisah oleh Dmitri Ivanovitch Mendeleyev (ahli kimia Rusia) dan Julius Lothar Meyer (ahli kimia Jerman) pada tahun 1869. Unsur-unsur di susun dalam suatu tabel (daftar) berdasarkan sifat-sifatnya yang merupakan fungsi dari massa atom relatif.
Unsur dengan sifat-sifat yang sama di letakkan dalam kolom dari atas ke bawah (Meyer berdasarkan sifat fisika sedangkan Mendeleyev berdasarkan sufat kimia dan fisika). Terdapat 8 golongan (kolom vertikal) dan 7 perioda (baris horizontal). Mendeleyev dapat meramalkan sifat unsur yang belum di temukan, yang akan mengisi tempat yang kosong dalam tabel.
Kelemahan dari susunan berkala Mendeleev di antaranya adalah sebagai berikut : beberapa urutan unsur terbalik jika di tinjau dari bertambahnya massa atom, dan sebagainya.

4.    Sistem Periodik Modern
Tahun 1913 Henry Moseley menemukan bahwa urutan kenaikkan nomor atom sama dengan urutan kenaikkan massa atom. Hasil ini diperoleh berdasarkan pengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikkan nomor atom yaitu Sistem Periodik Modern dan kemudian sering disebut Tabel Periodik Unsur. Di dalam Sistem Periodik Modern ditemukan keteraturan pengulangan sifat dalam periode (baris) dan kemiripan sifat dalam golongan (kolom).
a.     Golongan
Golongan adalah susunan unsur-unsur dalam SPU ke arah tegak (vertikal). Secara   garis besar unsur-unsur dalam Tabel Periodik Modern dibagi dalam 2 golongan, yaitu:
1).  Golongan Utama (A), meliputi:
a)  golongan IA disebut golongan alkali
b)  golongan IIA disebut golongan alkali tanah
c)  golongan IIIA disebut golongan boron/aluminium
d)  golongan IVA disebut golongan karbon/silikon
e)  golongan VA disebut golongan nitrogen/fosfor
f)  golongan VIA disebut golongan oksigen/sulfur
g)  golongan VIIA disebut golongan halogen
h)  golongan VIIIA disebut golongan gas mulia.
2)   Golongan Transisi (B), meliputi:
Golongan IB sampai dengan VIIIB. Khusus golongan B akan dibahas di kelas XI.
b.      Periode
Periode adalah susunan unsur-unsur dalam SPU arah mendatar (horizontal). Periode dibagi 2 yaitu:
1)      periode pendek, meliputi:
a)      periode 1 terdiri atas 2 unsur
b)      periode 2 terdiri atas 8 unsur
c)      periode 3 terdiri atas 8 unsur.
2)      periode panjang, meliputi:
a)      periode 4 terdiri atas 18 unsu
b)      periode 5 terdiri atas 18 unsur
c)      periode 6 terdiri atas 32 unsur
d)      periode 7 belum lengkap.

4.        PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan          : Saintifik
Model                   : Take and Give
Metode                 : Ceramah dan diskusi.
5.        MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
·      LCD proyektor
·      Buku Kimia kelas X semester 1
·      Lembar Kerja Siswa
·      Tabel Sistem Periodik Unsur
6.        LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
No
Kegiatan
Waktu
1.
Kegiatan awal
1.      Orientasi
· Siswa menjawab salam pembuka yang diucapkan guru.
· Siswa berdo’a sebelum memulai proses pembelajaran.
· Guru mengabsen kehadiran siswa.
( Religius, tanggung jawab)
2.      Apersepsi
·    Guru menyampaikan judul materi dan tujuan pembelajaran.
·    Guru memberikan pertanyaan tentang materi yang telah di berikan sebelumnya yaitu nomor atom dan massa atom.
( Rasa Ingin Tahu )
3.      Motivasi
·      Pernahkah kalian pergi ke perpustakaan ? biasanya buku-buku di perpustakaan di kelompokkan berdasarkan jenisnya, ada buku agama, sains, bahasa dan sosial. Dengan pengelompokkan tersebut, kita tidak kesulitan mencari buku yang kita butuhkan. Lalu bagaimana dengan unsur dalam sistem periodik ? apakah mengalami pengelompokkan juga ?
(Rasa Ingin Tahu)
10 menit
2.
Kegiatan inti
1.      Eksplorasi
· Guru menjelaskan sedikit mengenai perkembangan tabel periodik.
· Guru memberikan arahan untuk kegiatan belajar selanjutnya
· Guru memberikan tiap siswa masing-masing dua kartu.
2.      Elaborasi
· Masing-masing siswa memahami teori belajar yang di dapatkan dari kartu yang di bagikan
· Guru mengarahkan untuk duduk sesuai dengan kelompok teori nya masing – masing.
· Siswa saling berbagi informasi di dalam kelompoknya
3.      Konfirmasi
·      Guru membagikan LKS yang akan di kerjakan perkelompok.
·      Siswa dengan kelompok nya mengerjakan LKS berdasarkan materi yang telah di dapatkan masing-masing orang.
(Toleransi, Kerja sama, Tanggung jawab, jujur, dam komunikatif)
60 menit
3.
Kegiatan akhir
1.      Menjawab Masalah
·      Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada yang belum di mengerti.
2.      Penegasan Materi
·      Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan dan penegasan tentang materi perkembangan tabel periodik.
3.      Evaluasi
Melaksanakan evaluasi dengan menjawab pertanyaan yang di tampilkan pada slide.
4.      Refleksi
Terhadap kebesaran Allah SWT
5.      Penugasan
Terstruktur atau tidak terstruktur, guru memberi tahu materi berikutnya
(Religius, Jujur, Komunikatif)
20 menit

7.        Penilaian Hasil Pembelajaran
1.      Tujuan Evaluasi
a.       Mengetahui kemampuan pengetahuan siswa dalam pemahaman materi perkembangan sistem periodik unsur.
b.      Mengetahui keaktifan dan sikap siswa selama proses pembelajaran di kelas.
2.      Jenis Evaluasi
a.       Instrumen penilaian pengetahuan
(Instrumen terlampir)
b.      Instrumen Penilaian Keterampilan
(Instrumen terlampir)
c.       Instrumen Penilaian Sikap
(Instrumen terlampir)













LAMPIRAN 1
INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN
PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK UNSUR
Kompetensi Dasar : 1.1  Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat   unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron
1.      Kisi-kisi soal
No
Urut
Bahan
Kelas/Smt

Materi
Indikator Soal
Bentuk Tes
1
X/1
Perkembangan tabel periodik unsur
Menentukan massa atom relatif, dalam satu kelompok periodik berdasarkan pengelompokan Triade  Dobereiner
Pengisisan kolom
2
X/1
Perkembangan tabel periodik unsur
Mencocokan pasangan penemu dengan bentuk tabel periodik yang ditemukannya
ASM
3
X/1
Perkembangan tabel periodik unsur
Menjelaskan prinsip dasar pengelompokan unsur-unsur menurut Mendeleyev
Pengisisan kolom
4
X/1
Perkembangan tabel periodik unsur
Mengetahui pengertian golongan dan periode pada sistem periodik moderen yang dikemukakan oleh  Henry Moseley
Essay
5
X/1
Perkembangan tabel periodik unsur
Menjelaskan Prinsip dasar pengelompokan unsur-unsur menurut Newland
Pengisisan kolom




2.      Soal
No
Indikator Soal
Butir Soal
1
Menentukan massa atom relatif, dalam satu kelompok periodik berdasarkan pengelompokan Triade  Dobereiner
Dalam pengelompokan unsur-unsur menurut Hukum Triade Dobereiner Unsur Li, Na, dan K terletak pada satukelompok. Jika massa atom Li = 7 dan massa atom K =39 berapakah massa atom Na?
2
Mencocokan pasangan penemu dengan bentuk tabel periodik yang ditemukannya
Penemu
Garis
hubung
Bentuk tabel periodik
Johan W. Dobereiner

A. R. Newlands

Dmitri Ivanovich Mendeleyev

Henry Moseley

3
Menjelaskan Prinsip dasar pengelompokan unsur-unsur menurut Mendeleyev
Mendeleyev mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan


 


4
Mengetahui pengertian golongan dan periode pada sistim periodik moderen yang dikemukakan oleh  Henry Moseley
Golongan dan periode pada sistem periodik modern yang dikemukakan oleh Henry Moseley?
 





5
Menjelaskan Prinsip dasar pengelompokan unsur-unsur menurut Mendeleyev
Cara Newlands mengelompokan unsur-unsur
 





    Jelaskan jawaban anda

                                               

3.      Kunci Jawaban
1.      Massa Atom Na = Massa atom Li + Massa atom K
      2
Massa Atom Na =   7  +  39
       2
Massa Atom Na = 23

(Skor : 20)


2.       
Penemu
Garis
Hubung
Bentuk tabel periodik
Johan W. Dobereiner
A. R. Newlands
Dmitri Ivanovich Mendeleev
Henry Moseley


                (Skor : 30)



3.    Mendeleyev mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan (skor : 15)



Massa atom
Unsur relatif
 



4.      Periode adalah baris horizontal pada tabel periodik yang menunjukkan pertambahan nomor atom pada sistem periodik. Dan Golongan adalah kolom vertikal yang mengelompokkan unsur-unsur yang mirip. (skor : 15)

5.      Cara Newlands mengelompokan unsur-unsur (skor : 20)
Kenaikan atom relatif
 





             Jelaskan jawaban anda

Karena sifat-sifat unsur berubah secara teratur.
Unsur pertama mirip dengan unsur ke delapan,
unsur ke dua mirip dengan unsur kesembilan,
dan seterusnya. (skor : 20)
                          

Skor siswa =  Skor yang didapat  x 100                                   skor total = 100
                       Skor total







LAMPIRAN 2
INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN
Indikator untuk aspek keterampilan


Keterampilan yang di nilai


No
Nama
Mengemukakan kesimpulan
Menyajikan hasil diskusi
Total skor
1




2




dst











Indikator setiap keterampilan yang di nilai
Keterampilan
Indikator
Mengemukakan kesimpulan
Menyimpulkan dengan kalimat yang mudah di mengerti

Menyimpulkan dengan kalimat sendiri
Menyajikan hasil diskusi
Menyajikan hasil diskusi dengan baik dan benar

Menyajikan hasil diskusi secara lisan

Rubrik penilaian
Skala penilaian keterampilan di buat dengan rentang nilai 1 s.d 2
1 = jika hanya 1 indikator tercapai
2 = jika semua indikator tercapai
LAMPIRAN 3
K1SI-KISI INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
            Indikator penilaian sikap di lakukan selama proses pembelajaran, yaitu pada saat peserta didik menyelesaikan soal di LKS dan mengkomunikasikan hasil diskusi dengan kelompoknya.


Sikap yang di nilai



No
Nama
Komunikatif
Ingin tahu
Jujur
Skor
1





2





3





Dst






Indikator sikap yang di nilai
Sikap
Indikator

Menunjukkan sikap komunikatif
Komunikatif
Belum berani mengemukkan pendapat

Mempresentasikan hasil diskusi

Merumuskan permasalahan dari tabel periodik
Ingin tahu
Mengumpulkan informasi lain dari buku ajar

Memperhatikan dengan serius

Tidak mencontek
Jujur
Mengerjakan LKS dengan serius

Memaparkan sesuai dengan hasil diskusi kelompok

Rubrik penilaian :
Skala penilaian sikap di buat dengan rentang nilai 1 s.d 3
1 = jika hanya 1 indikator tercapai
2 = jika hanya 2 indikator tercapai
3 = jika semua indikator tercapai















LAMPIRAN 4
LEMBAR KERJA SISWA
Kelompok       :
Ketua              :
Anggota          :

                                                                                                                        Nilai :

A.      STANDAR KOMPETENSI
1.        Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia
B.   KOMPETENSI DASAR
1.1  Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

C. INDIKATOR
1.        Menjelaskan tabel periodik menurut Dobereiner, J. Newlands, Mendeleyev dan tabel periodik modern
2.        Menjelaskan dasar pengelompokan unsur-unsur menurut para ahli di dalam tabel periodik

D.      TUJUAN PEMBELAJARAN
  Tujuan pembelajaran ini adalah :
1.        Siswa dapat menjelaskan tabel periodik menurut Dobereiner, J. Newlands, Mendeleyev dan tabel periodik modern
2.        Siswa dapat mengelompokan unsur-unsur menurut para ahli di dalam tabel periodik

SELAMAT MENGERJAKAN

Lengkapi hitungan di bawah ini
1.    Dalam pengelompokan unsur-unsur menurut Hukum Triade Dobereiner Unsur Li, Na, dan K terletak pada satu kelompok. Jika massa atom Li = 7 dan massa atom K =39 berapakah massa atom Na? (skor : 20)

Diketahui : massa Li = 7 ; massa atom K = 39
Ditanya    : massa atom Na ?
Penyelesaian :
Massa Atom Na = Massa atom Li + Massa atom K
2

                            = ....

2.           Pasangkan penemu tabel periodik yang tepat sesuai dengan bentuk tabel periodiknnya!
Penemu
Garis
hubung
Bentuk tabel periodik
Johan W. Dobereiner

A. R. Newlands


Dmitri Ivanovich Mendeleyev


Henry Moseley


    (Skor : 30)

3.      Mendeleyev mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan (skor : 15)


 

4.      Golongan dan periode pada sistem periodik modern yang dikemukakan oleh Henry Moseley? (Skor : 15)
 







5.       Cara Newlands mengelompokan unsur-unsur (skor : 20)
 





Jelaskan jawaban anda

                                                   

TERIMA KASIH